Kopiku Mantap; Kandungat Zat Kimia Dalam Kopi

Kopiku Mantap

Selamat pagi, hari ini untuk sahabat pecinta kopi, saya akan menyuguhkan informasi mengenai kopi dan kimia untuk menemani pagi kalian. Kita semua mengetahui bahwa kopi adalah minuman paling misterius dari minuman yang pernah ada. Rasakopi akan ditentukan dari proses pembuatan, cara penyeduhan, dan tangan orang yang menyeduh. Bukankah begitu Sahabat Pecinta Kopi?

Apasih hubunganya antara sat kimi dari kopi?

Menurut beberapa pendapat, kopi mengandung sekitar 2.000 zat kimia selain kafein. beberapa diantaranya :

1. Kafein
2. Trigonelline
3. Protein dan Asam Amino
4. Gula (kebanyakan
    polisakarida)
5.  Mineral (seperti abu oksida)

Mari kita bahas satu per satu senyawa kimia diatas.

1. Kafein
sumber : Google

tentu saja kafein sudah populer di telinga masyarakat bila di kaitkan dengan kopi. kafein, ialah senyawa alkaloid xantina berbentuk kristal dan berasa pahit yang bekerja sebagai obat perangsang psikoaktif dan diuretik ringan. Kafein sendiri adalah zat yang termasuk ke dalam salah satu jenis senyawa Alkaloid Xantina. Fungsi dari senyawa ini cukup memberikan efek positif pada tubuh, karena ia merangsang sistem saraf, maka dengan mengkonsumsinya kerja dari sistem saraf semakin tajam dan lebih kuat.

Efek lain yang ditimbulkan setelah sistem saraf dirangsang adalah tubuh merasa lebih berenergi, meningkatnya konsentrasi dan efek-efek lainnya. Karena kafein pula rasa kantuk juga tidak lagi terasa. Kopi memang mengandung kafein tapi tiap jenis kopi memiliki kadar kafein yang berbeda pula. Rata-rata kafein dalam secangkir kopi mencapai 85 mg. Jumlah ini lebih banyak bila dibandingkan dengan minuman lainnya yang juga mengandung kafein. Itulah mengapa bila menginginkan konsentrasi lebih dan ingin meningkatkan stamina maka dianjurkan untuk minum kopi saja, karena jumlah kafein lebih efektif memberikan manfaatnya pada tubuh.

2. Trigonelline
sumber : Google

Trigonelline adalah alkaloid dengan rumus kimia C₇H₇NO₂. Ini adalah zwitterion yang dibentuk oleh metilasi atom nitrogen niasin. Trigonelline adalah produk metabolisme niasin yang diekskresikan dalam urin mamalia. Trigonelline terkandung pada banyak tanaman. Trigonelline diisolasi dari lobak Jepang (Raphanus sativus cv. Sakurajima Daikon), biji fenugreek (Trigonella foenum-graecum), kacang polong kebun, biji ganja, gandum, kentang, spesies Stachys, dahlia, spesies Strophanthus, dan Dichapetalum Cymosum. Trigonelline juga ditemukan dalam kopi. Tingkat Trigonelin yang lebih tinggi ditemukan dalam kopi arabika. manfaat Trigonelline bagi tubuh adalah untuk mencegah gigi berlubang dan menghambat pertumbuhan bakteri dan berperan dalam pengolahan asam Niktotinat (vitamin B3).



3. Protein dan Asam Amino



Sumber : Google

Kadar protein pada biji kopi kering sebesar 9 - 12 persen. Sebagian besar protein kemudian terdegradasi menjadi asam amino bebas pada saat proses pematangan. keasaman, temperatur, dan kadar oksigen tinggi dapat menyebabkan protein yang terkandung pada biji kopi terdegradasi menjadi peptida dan asam amino. Biji kopi segar yang telah matang mengandung setidaknya 4 miligram asam amino реr gram biji kopi untuk kopi robusta, dan 4.5 miligram реr gram biji kopi untuk kopi arabika. Terdapat beberapa jenis asam amino bebas yang terkandung di dalam biji kopi di antaranya Alanin dan Aspargin. Keduanya memiliki manfaat yang berbeda-beda. Alanin dapat meningkatkan daya tahan tubuh kita. Sedangkan, manfaat Aspargin bisa menjadi senyawa pembunuh sel kanker, memperlancar pengeluaran racun yang ada di tubuh, dan mencegah kerusakkan ginjal.

4. Gula (Monosakarida, disakarida, Polisakarida)


Sumber : Google
Arabica dab Robusta memiliki kadar gula yang berbeda - beda. namun, pada keduanya sama-sam mengandung polisakarida dengan kadar yang sama yaitu kisaran 0,2 - 0,5 %. Pada biji kopi arabica, kandungan disakarida yakni sukrosa adalah 6 – 9%. Kandungan monosakarida, antara lain arabinose 4%, mannose 22.5%, glukosa 7.8%, galaktosa 11.9%, rhamnose 0.3%, dan xylose 0.2%. Sedangkan pada robusta, kandungan sukrosa 7%, arabinose 4.1%, mannose 22.4%, glukosa 8.7%, galaktosa 14%, rhamnose 0.3%, dan xylose 0.2%.


5. Mineral 

kimia kopi
Source : google


Kadar mineral terlarut pada Robusta lebih tinggi dari pada Arabika dan pada kopi olahan kering lebih tinggi dari pada proses basah. Beberapa mineral penting pada biji kopi adalah potassium oksida, fospor oksida, kalsium oksida. mangan oksida, natrium oksida dan oksida-oksidsa yang lain.

Nikmati secangkir kopi disaat tubuh  anda merasakan sensasi cafein didalam tubuh, indari pengunaan gula yang berlebihan.




Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama